Mengenal Perbedaan Ragam Busana Muslim

Mengenal Perbedaan Ragam Busana Muslim Kaftan hampir mirip dengan gamis dan abaya, namun memiliki potongan yang lebar pada lengannya Tren busana muslim semakin berkembang saat ini. Modelnya pun semakin bermacam-macam. Jika dahulu kita hanya mengenal gamis saja; saat ini ada kaftan, abaya, serta tunik. Apakah ciri khas dari masing-masing busana muslim tersebut?

Gamis

Gamis


Gamis adalah busana muslim wanita dengan model baju menyatu antara atasan dan bawahan. Bentuknya sendiri tidak terlalu mengembang dan agak longgar. Gamis berfungsi untuk menutupi seluruh badan mulai dari leher hingga mata kaki.

Busana tipe ini biasanya berbahan katun, spandek atau kaos. Bisa digunakan untuk acara sehari-hari maupun acara semi formal. Saat ini, model gamis pun sudah sangat beragam. Semakin menarik dengan warna dan motif yang cerah! Gamis bisa dipadupadankan dengan pashmina, hijab syar’i, atau hijab instan.

Abaya



Abaya pada dasarnya merupakan jenis pakaian yang berasal dari Timur Tengah dan banyak digunakan oleh wanita Arab. Asal kata abaya, yaitu “aba”, dalam bahasa Indonesia berarti pakaian yang sederhana, longgar dan pakaian yang lebar.

Biasanya abaya hanya berwarna hitam dan tidak memiliki motif apa pun. Namun, menurut Faizah Fauziah, hijab stylist Rabbani, hal itu tidak terjadi di Indonesia. Di sini, model abaya pun tidak jauh berbeda dari gamis – yakni memiliki warna dan motif yang bermacam-macam. Bahkan, abaya sangat digemari anak muda di Indonesia saat ini.

Kaftan

busana muslim Kaftan


Kaftan sebenarnya mirip dengan gamis dan abaya, yakni menyatu antara atasan dan bawahan. Bedanya, kaftan memiliki potongan lengan yang melebar. Beberapa ada juga yang memiliki efek kerut pada pinggangnya.

Baca Juga : 6 Kesalahan dalam memakai beauty Blander

Bahan kaftan biasanya adalah sifon atau satin sehingga jatuh dan menjuntai di badan ketika dikenakan. Motif kaftan juga biasanya lebih ramai –seperti ada tambahan bordir dan payet- yang  memberikan efek mewah dan glamor. Oleh sebab itu, kaftan biasanya dikenakan untuk menghadiri acara istimewa seperti pesta atau saat merayakan hari besar.

Tunik

busana muslim Tunik


Hampir di setiap toko busana muslim wanita, pasti ada model tunik di sana. Tunik sendiri adalah pakaian longgar yang menutupi dada, bahu dan punggung. Namun, tidak seperti gamis, abaya, dan kaftan yang menjuntai hingga mata kaki; panjang tunik hanya sebatas lutut saja.

Ketika mengenakannya, kita masih harus mengenakan bawahan lagi – bisa celana panjang, jeans, legging atau rok, sesuai dengan selera masing-masing. Selain itu, menurut Faizah, banyak orang lebih suka mengenakan hijab pashmina untuk tunik. “Soalnya pashmina mudah dibentuk dan dikreasikan menjadi berbagai macam model hijab,” ujarnya. Tunik biasanya dikenakan untuk acara sehari-hari.

Nah, dari jenis-jenis busana muslim tersebut, manakah yang paling nyaman dan paling sering Anda kenakan?